Bunda Bertanya, Happy Menjawab

Bagaimana Menangani Bingung Puting?

PinterestLinkedInTumblr

BUNDA BERTANYA

Assalamu’alaikum..

Mba mau tanya bagaimana cara melepaskan anak dari dot…

Saya baru saja melahirkan anak kedua.. anak pertama usia 23bulan.. Saat saya nenenin dedeknya sama kakaknya tidak dibolehin akhirnya saya pumping terus ditaruh dot.. dan sekarang dedeknya tidak mau nenen langsung, kalau saya nenenin langsung malah nangis kejer..

Soalnya saya selalu gagal. Kalau sudah baby nangis kejer langsung deh kasih dot.. Maaf trs klo nangis kejer tidak mau nenen alternatifnya apa mba?

Dan Maaf mba.. saya kan ibu rumh tangga.. sebenarnya perlu pompa asi tidak sih bun? Klo baca baca kog sebaiknya dipompa biar asinya tambah banyak, tapi saya suka kesel dan tertekan kalau harus pompa. Capek sekali rasanya.

Tapi Alhamdulillah anak yang pertama saya gak pompa Alhamdulillah bisa terpenuhi. Saya hanya takut sekarang ga terpenuhi kalau engga pompa.

Bunda Alilia

HAPPY MENJAWAB

Dari keadaan yang Bunda ceritakan, kemungkinan besar bayi mengalami bingung puting karena penggunaan dot. Qodarullah ya Bunda. Apa yg telah berlalu insyaallah yg terbaik. Sekarang kita benahi bareng-bareng ya. Abila membutuhkan, bunda bisa menemui konselor menyusui yang paling dekat di daerah Bunda tinggal. Semoga jawaban HaPpy dapat membantu ya. Bunda bisa memulai mengusahakan perbaikan agar tidak bingung puting lagi. Asal Bunda mau berkomitmen gigih berjuang agar dedek bayi mau nenen langsung lagi.

Kunci keberhasilan ini ada di Bunda, karena ini prosesnya cukup menguras energi, emosi dan Bunda bisa jadi tambah sensitif. Siapa saja pasti tidak suka mendengar bayi menangis, tapi memang harus berjuang dan bersabar.

Pada prosesnya kemungkinan bayi akan rewel dan nangis kejer. Sepekan dua pekan hal tersebut akan terjadi. Memang kasihan tapi kita semua harus kuat.

Sebaiknya Bunda juga mengkomunikasikan kepada semua penghuni rumah agar siap dan saling memberikan dukungan. Kalau tidak mengkomunikasikan dengan baik, ditakutkan nanti bunda goyah saat mendengar komentar “kasihan kasihan dan kasihan terus.”

Bila sudah siap mari kita lakukan

  1. Biarkan bayi kenyang dengan memberikan asi melalui dot untuk terakhir kalinya, saat bayi mengantuk (lier-lier) ganti dot dengan payudara bunda (menyusui langsung).
  2. Bila menolak atau menangis tidak mengapa, teruskan menyusui langsung sambil ditenangkan, ditimang atau digendong. Bunda harus tenang dan sabar
  3. Perbanyak istigfar yaa bunda, mohon ampun ma Allah. Astagfirullah wa atubu ilaik (Ya Allah ampuni aku, sesungguhnya aku bertaubat kepadaMu) dan rutinkan dzikir pagi petang serta doa perlindungan anak. InsyaAllah istigfar mempermudah segalanya. Berdoa diwaktu-waktu mustajab juga diperlukan.
  4. Setelah berhasil tidur, dotnya dibuang. Bener bener dibuang alias dikeluarkan dari rumah. Jangan disimpan karena nanti tergiur memberikan dot lagi kalau tidak tahan saat bayinya nangis atau rewel.

Untuk mengatasi bingung puting harus Buang buang buang dotnyaP

5. Perbanyak waktu skin to skin atau menempelkan kulit bayi dan Bunda. Baju bayi dilepas dan tempelkan ke dada bunda. Bunda juga telanjang yaa Bundaa. Itu diperbanyak. Bisa seharian kaya gitu. Izin kalau bunda makan atau pipis atau shalat. Lupakan pompa ya Bunda. Susuin langsung teruuus. Tinggal berjuaang. Ada yg cepet mau, ada yg butuh 3 hari, ada yg 1-2 pekan, ada yg 1 bulan. Biasakan menyusui sebelum bayi lapar, itu akan mempermudah bayi mau menyusui langsung. Bila sudah terlanjur lapar tentunya akan susah. Bila itu terjadi berikan melalui media selain dot, seperti pipet atau cangkir.

Saya ingatkan kembali segera dibuang dotnya ya bunda. Soalnya klo sudaa usaha keras lalu tengah jalan mau nyerah, kalau dotnya masih ada bener-bener menggoda, jdi pengen ngasih dot lagi. Padahal ketika dikasih dot lagi berarti berjuang dr awal lagi. Capeknya double double.

Tentang memompa ASI, memang sekarang lagi trend memompa ASI agar melimpah dan banyak. Padahal itu bisa dibilang ga perlu Bunda. Apalagi bagi ibu rumah tangga, bisa saya bilang tidak butuh pompa sama sekali.

Menyusui langsung semau bayi sampe benar-benar kosonglah yang membuat ASI kita bisa memenuhi kebutuhan bayi.

Perlu Bunda ketahui dot apapun tetap dapat menyebabkan bingung puting seperti yang dialami bunda sekarang. Bayi susah nyusu atau bahkan menolak menyusu.

Saya sertakan info grafis penanganan bingung puting ya, informasi lengkapnya dapat dilihat di sini.

Apabila selama proses menyusui langsung belum kuat dan lancar, bunda dapat memberikan ASI dengan media selain dot seperti sendok, pipet, atau cangkir. Setelah kenyang, tawarkan menyusu langsung.

Bunda juga dapat melihat cara pemberian ASI dengan media pipet dan media cangkir (silakan klik pada media yang ingin Bunda lihat).

Semoga membantu ya Bunda.

Founder Healthcare Pedia Indonesia. Penulis Jurnal Kehamilan Muslim. Konselor Menyusui, praktek di Bogor (Kunjungan Rumah). Fokus diri untuk berkontribusi dalam edukasi terkait kehamilan, perawatan bayi, dan ibu menyusui.

Write A Comment

Butuh bantuan? Chat dengan kami